Berharap kepada Allah

Mazmur 56:1-5.

….kepada Allah aku percaya. Aku tidak takut.

Mannasurgawi.family.blog

Semua orang ingin terlepas dari setiap masalah. Tapi pada kenyataannya masalah senantiasa ada dalam kehidupan ini. Banyak juga yang ingin lari dari masalah, tetapi yang terjadi justru malah sebaliknya. Ketika ia lari dari masalah,justru masalah lain bermunculan. Masalah memang tidak dapat dihindari, tetapi harus dihadapi.

Salah satu cara menghadapi masalah adalah dengan berharap kepada Allah. Berharap kepada Allah ini tidak dimaksudkan bahwa kita hanya diam dan menunggu Allah turun tangan dan mengatasi masalah kita. Namun berharap kepada Allah disini lebih berarti bahwa kita memercayakan seluruh hidup kita dengan sepenuh hati.

Kita menyadari bahwa Allah sanggup menolong hidup kita dari semua masalah sambil kita tetap berusaha menghadapi masalah tersebut dengan segenap apa yang kita mampu.

Kita terus berusaha, tetapi dalam semua usaha itu,kita tetap punya sebuah keyakinan bahwa pasti Tuhan akan menolong sehingga kita tidak perlu kuatir dan takut lagi. “Hadapi persoalan dengan optimis”

Itulah berharap kepada allah. Rasa takut dan pesimis menunjukkan kita bahwa kira hanya mengandalkan kekuatan manusia yang terbatas.

Kita masing-masing punya masalah,yang banyak dan bertumpuk-tumpuk. Berharap kepada manusia akan sangat mengecewakan. Tetapi berharap kepada Allah akan sangat menghibur dan menolong kita dalam menghadapi semua persoalan hidup. Tuhan sang penolong kita lebih besar dari setiap masalah yang ada.

Selamat hari Minggu

Tuhan Yesus sang Raja Gereja memberkati kita semua. Amin.

Mannasurgawi.family.blog

Diterbitkan oleh Misdi Firmansyah

Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai